apa yang dapat ditemukan mata
pada sebuah simpang yang gelap
dalam kedangkalan
dan memberi rasa kehilangan
seperti menutup mata?
atau malah membiarkannya hidup dalam tempat yang matahari pun enggan datang kepadanya
lalu
apa yang diinginkanmu saat itu?
luka dari duri kaktus?
atau bahkan sama sekali tak ada
jiwa kami disini bersapu pada sebuah tempat
sebuah masa
ketika langit gelap gulita
saat temanmu hanyalah laut
saat bintang tak dapat menyapa wajahmu
lalu
apa yang diinginkannya olehmu?
22:57/19-11-11
Gravitasi adalah Teori gravitasi pertama kali diberikan oleh Isaac Newton dalam bukunya Philosophiae Naturalis Principia Mathematica (1686). Gravitasi merupakan satu teori yang monumental sampai sekarang (dapat dikatakan gravitasi adalah ‘kunci’ alam semesta) dan merupakan misteri besar jagad raya. Sehingga tidak mengherankan kalau teori gravitasi ini banyak dipelajari dan mengalami beberapa perubahan dalam deskripsinya sejak Newton sampai sekarang. Jadi, gravitasi adalah hubungan gaya massa dengan jarak.
Gaya Gravitasi
Gravitasi adalah salah satu dari empat gaya fundamental alam yaitu gaya lemah (weak force), gaya kuat (strong force), gaya elektromagnetik dan gaya gravitasi. Gaya yang menarik kita selalu menuju ke bawah itu disebut gaya gravitasi. Gaya gravitasi terdapat pada semua benda. Semakin besar massa/berat benda tersebut, semakin besar pula gaya gravitasi yang ditimbulkannya.
Gaya yang menarik kita selalu menuju ke bawah itu disebut gaya gravitasi. Gaya gravitasi terdapat pada semua benda. Semakin besar massa/berat benda tersebut, semakin besar pula gaya gravitasi yang ditimbulkannya.
Gambar : saat Isaac Newton menemukan teori Gravitasi dari pohon yang jatuh.
Selain terkenal dengan hukum gravitas, dia juga dikenal dengan teori hukum newton I, II, dan III. Adapun hukum – hukum itu adalah sebagai berikut :
1. Hukum I Newton (Kelembaman)
Jika resultan gaya pada sebuah benda nol, maka benda yang mula – mula dalam keadaan diam akan tetap diam atau benda yang mula – mula dalam keadaan bergerak akan tetap bergerak.
2. Hukum II Newton
Gaya total yang bekerja pada sebuah benda sama dengan hasil kali massa benda dengan percepatan benda tersebut.
3. Hukum III Newton ( Gaya Aksi-Reaksi)
Jika sebuah benda pertama memberikan gaya ke benda kedua, maka benda kedua akan memberikan gaya perlawanan kepada benda pertama dengan sama besar danberlawanan arah.
Hukum Gravitasi Umum
Newton merumuskan hukumnya tentang grafitasi umum yang menyatakan :
“Gaya antara dua partikel bermassa m1 dan m2 yang terpisah oleh jarak r adalah gaya tarik menarik sepanjang garisyang menghubungkan kedua partikel tersebut” dan besarnya dapat dinyatakan dengan persamaan :
F = G
F = Gaya grafitasi, satuan : N.
G = Konstanta grafitasi, besarnya :
G = 6,67 x 10-11
m = massa benda, satuan : kg
r = jarak antara kedua partikel, satuan : m
Gaya grafitasi adalah besaran vektor yang arahnya senantiasa menuju pusat massa partikel.
Untuk gaya grafitasi yang disebabkan oleh beberapa massa tertentu, maka resultan gayanya ditentukan secara geometris. Misalnya dua buah gaya F1 dan F2 yang membentuk sudut resultan gayanya dapat ditentukan berdasarkan persamaan :